Evaluasi Progres Pelaporan Data dan Informasi Kegiatan Pendampingan Desa Tahun 2026
-TPP Wilayah Barat Perkuat Kualitas Pendampingan dan Percepatan Pelaporan Berbasis Data
Rakor dipimpin oleh Koordinator Kabupaten TPP Kabupaten Boalemo, Syarman, ST, https://syarmanbugis.blogspot.com/ serta dihadiri oleh seluruh Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa dari wilayah barat Kabupaten Boalemo. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kualitas pendampingan, sekaligus mengevaluasi capaian pelaporan data dan informasi kegiatan pendampingan desa.
Pembaruan Sistem Pelaporan dan Evaluasi Kinerja TPP
Dalam sesi informasi manajerial terbaru, disampaikan bahwa seluruh TPP wajib menggunakan sistem Daily Report Progress (DRP) Versi 3 yang lebih transparan dan akuntabel. Pengisian laporan diwajibkan maksimal tiga hari setelah pelaksanaan kegiatan, dengan pemisahan aktivitas administrasi dan kunjungan lapangan sesuai realisasi di lapangan.
TPP juga diingatkan untuk melakukan input laporan langsung di lokasi kegiatan karena sistem telah terintegrasi dengan fitur lokasi pada saat pengunggahan dokumentasi kegiatan. Selain itu, Kementerian Desa PDT dan BPSDM menegaskan pentingnya pemenuhan jam kerja minimal 8 jam per hari dan minimal 140 jam kerja per bulan yang akan diverifikasi melalui laporan harian masing-masing pendamping.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan informasi mengenai rencana pengadaan dan rekrutmen baru Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) yang akan diumumkan melalui kanal resmi Kementerian Desa PDT.
Progres Pelaporan Data Pendampingan Desa Terus Ditingkatkan
Berdasarkan hasil evaluasi, Kecamatan Botumoito termasuk salah satu kecamatan dengan progres input data terbaik di Kabupaten Boalemo. Namun demikian, seluruh kecamatan tetap didorong untuk segera menyelesaikan penginputan rencana kegiatan dan realisasi pelaksanaan yang masih tertunda.
Untuk mendukung kelengkapan data, setiap kecamatan diminta menyiapkan folder penyimpanan berbasis Google Drive yang berisi dokumentasi kegiatan dan berita acara serah terima guna memudahkan proses pengunggahan tautan pada sistem pelaporan.
Penguatan Pendampingan BUMDes, Ketahanan Pangan dan KDMP
Dalam pemaparannya, Hj. Zukri Harmain selaku TAPM PIC BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendampingan yang berbasis data hasil kunjungan lapangan. Fokus utama pendampingan meliputi pengembangan BUMDes, ketahanan pangan, serta KDMP.
Disampaikan bahwa progres pemeringkatan BUMDes Kabupaten Boalemo menjadi salah satu yang tercepat di Provinsi Gorontalo dengan capaian 100 persen. Selain itu, beberapa desa telah mengembangkan usaha peternakan ayam yang dikelola oleh BUMDes, sehingga diharapkan TPP dapat turut membantu dalam aspek pengembangan dan pemasaran usaha desa.
Percepatan Rembuk Stunting dan Optimalisasi Aplikasi eHDW
Pada sesi berikutnya, Yuri F. Mertosono menyampaikan pentingnya percepatan pelaksanaan Rembuk Stunting di seluruh desa sebelum memasuki tahapan perencanaan tahun 2027. Hingga pertengahan Juni 2026, progres pelaksanaan Rembuk Stunting tercatat masih rendah, yakni Kecamatan Mananggu belum melaksanakan kegiatan, Kecamatan Tilamuta baru tiga desa, dan Kecamatan Botumoito baru satu desa.
Selain itu, perkembangan penggunaan aplikasi eHDW menunjukkan hasil yang cukup baik, khususnya di Kecamatan Botumoito yang hampir seluruh datanya telah diperbarui dan didukung oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang aktif. Seluruh TPP diminta melakukan validasi skor pada aplikasi sehingga capaian indikator dapat meningkat dan berada pada kategori hijau.
Dalam sesi diskusi, Koordinator Kecamatan TPP Botumoito, Febrian J. Kiraman, SH, mengusulkan agar seluruh informasi dan instruksi terkait progres pelaporan data dan informasi dapat turut dibagikan kepada para koordinator kecamatan guna mempercepat tindak lanjut dan penyelesaian pelaporan di masing-masing wilayah.
Fokus Target Akhir Juni dan Juli 2026
Melalui Rakor ini diharapkan kualitas pendampingan desa semakin meningkat, didukung oleh pelaporan yang akurat, tepat waktu, dan berbasis data lapangan sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Boalemo.
Rapat Koordinasi Kabupaten TPP Cluster Wilayah Barat secara resmi ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja pendampingan dan memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
#TPPBoalemo
#KerjaBerdampak










0 comments:
Posting Komentar